Apa Itu Bibit Siklon Tropis 92S? Terindentifikasi Jadi Pemicu Banjir di Bandung, Masyarakat Harap Waspada

 

Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Barat baru-baru ini telah memicu bencana hidrometeorologi, termasuk banjir yang merendam sejumlah titik di Kabupaten Bandung.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), salah satu pemicu tingginya curah hujan ini adalah adanya Bibit Siklon Tropis 92S.

Fenomena ini tidak hanya berdampak pada wilayah Bandung, tetapi juga terpantau memengaruhi kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Sumatera hingga Jawa.

Banjir di Kabupaten Bandung dilaporkan terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur pada Selasa (14/4/2026).

Dampak banjir di Kabupaten Bandung

Kondisi ini diperparah dengan peningkatan debit Sungai Cisunggalah yang menyebabkan tanggul jebol.

Tercatat dua kecamatan terdampak signifikan, yaitu Majalaya dan Bojongsoang, yang mencakup empat desa: Bojong, Bojongsoang, Bojongsari, dan Tegalluar.

Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 95 KK atau 250 jiwa serta 95 unit rumah yang terdampak oleh luapan air tersebut.

Mengenal Bibit Siklon Tropis 92S

Apa sebenarnya Bibit Siklon Tropis 92S? Menurut laporan BMKG, sistem ini mulai terpantau pada 14 April 2026 di wilayah pemantauan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.

Pusat sirkulasinya berada di Samudra Hindia, tepatnya di barat daya Banten, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara minimum 1006 hPa.

Meskipun posisinya berada di laut, dampak tidak langsungnya sangat dirasakan di daratan.

Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin, menjelaskan bahwa meskipun sistem ini bergerak menjauh, pengaruhnya terhadap cuaca lokal tetap kuat.

“Meski semakin menjauh, tapi yang harus dipahami bahwa dampak fenomena ini dapat mempengaruhi kondisi cuaca ekstrem secara lokal,” jelas Miming dalam keterangan resminya.

Miming juga menambahkan bahwa wilayah Jawa bagian barat, termasuk Bandung dan DKI Jakarta, memiliki potensi curah hujan tinggi, terutama pada sore hari.

Potensi bahaya

Beberapa faktor yang mendukung penguatan sistem 92S ini antara lain suhu muka laut yang hangat (berkisar 29–30 derajat Celsius) serta kelembapan udara yang tinggi di lapisan bawah atmosfer.

SUMBER:https://www.ayobandung.com/bandung-raya/7917004088/apa-itu-bibit-siklon-tropis-92s-terindentifikasi-jadi-pemicu-banjir-di-bandung-masyarakat-harap-waspada

 

Terkini

Berita Terkait