Kabar membanggakan datang dari gelandang muda andalan Beckham Putra Nugraha. Di tengah kesibukannya sebagai pesepak bola profesional bersama Persib Bandung, Beckham kini resmi menyandang gelar sarjana Ilmu Pemerintahan dari Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani).
Pemain berusia 24 tahun itu mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraihnya setelah melalui proses panjang dan tidak mudah.
“Alhamdulillah sekarang sudah resmi jadi sarjana, tidak mudah juga bisa jadi sarjana. Tapi mudah-mudahan ilmu yang saya dapat ini bisa bermanfaat buat saya sendiri serta masyarakat sehingga saya ke depannya bisa lebih baik,” ujar Beckham usai wisuda, Rabu 15 April 2026.
Pria akrab disapa Etam itu menilai pendidikan memiliki peran penting dalam kehidupan, bahkan bagi seorang atlet profesional sekalipun. Ia menegaskan bahwa sepak bola bukan satu-satunya fokus yang harus dijalani.
“Pendidikan sangat penting terutama untuk menjalani kehidupan sehari-hari, jadi bukan saja sepak bola. Pendidikan harus jadi nomor satu,” katanya.
Gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha (Ist)
Beckham juga membagikan pengalamannya dalam membagi waktu antara kuliah dan latihan. Dengan sistem perkuliahan daring, ia bisa tetap menjalani keduanya secara seimbang.
“Bagi waktu, karena ini online jadi saya bisa bagi waktu. Jadi kalau latihan sepak bola pagi, saya bisa gabung kuliah sore,” ungkapnya.
Tak berhenti di jenjang sarjana, Beckham sudah memiliki rencana untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Ia bertekad melanjutkan studi ke program magister dengan jurusan yang sama.
“Dengan capaian ini, semoga bisa menempuh ke jenjang lebih jauh. Insyaallah saya mau lanjut ke S2, doakan lancar. Saya ambil jurusan ilmu pemerintahan, nanti juga pascasarjana ambil ilmu pemerintahan,” tuturnya.
Pencapaian Beckham ini menjadi inspirasi, khususnya bagi generasi muda, bahwa karier di dunia olahraga tetap bisa berjalan beriringan dengan pendidikan akademik.
Di sisi lain, Beckham juga menatap serius peluang Persib mencetak sejarah baru di kompetisi domestik. Ia menyebut timnya masih memiliki tujuh pertandingan tersisa yang akan sangat menentukan.
“Persib punya 7 pertandingan lagi, semoga kita bisa buat sejarah tahun ini bisa juara 3 kali berturut-turut. Tapi itu gak mudah buat pecahkan rekor ini, ini rekor pertama di Indonesia. Tapi kita harus optimis bisa,” ungkapnya.



